Pemkot Tomohon Melalui Tim Gabungan Lakukan Sosialisasi dan Pemantauan di Lokasi Rawan Bencana

NusantaraInfo.net|| Pemerintah Kota Tomohon melalui Tim Gabungan melakukan Sosialisasi dan Pemantauan langsung ke Lokasi-lokasi yang termasuk dalam Radius 2,5 Km dari Kawah G.Lokon. Berdasarkan Surat Edaran Pemerintah Kota Tomohon No. 361/SEKRE/599-BPBD Ttg Larangan Melakukan Pendakian dan Aktivitas di G. Lokon. Jumat (21/07)

Larangan Aktivitas di Radius 2,5 Km berdasarkan Peta KRB (Kawasan Rawan Bencana)-III meliputi antara lain :
1. Pelaku Usaha :
– D’Lokon, Pelangi dan Mahoni
– 1 lokasi Tambang Galian C
– Pekerja Bangunan
– Para Petani
2. Para Petani di Lokasi Perkebunan Radius 2,5 Km Kel. Kakaskasen 2 dan sebagian Kel. Kakaskasen 1, Kinilow dan Tinoor
3. Para Pecinta Alam / Pendaki G.Lokon/Turis/Wisatawan Mancanegara dan Lokal

Dalam Sosialisasi dan Pemantauan tersebut telah di tegaskan agar segera mengindahkan Surat Edaran Pemkot.

Sekda Tomohon selaku Ex Officio Kepala BPBD Kota Tomohon menegaskan, para camat dan Lurah agar terus memantau aktivitas di lokasi-lokasi tersebut dan jika ada pelanggar segera berkoordinasi dengan pihak Kepolisian, TNI maupun SatpolPP.

“Pemerintah telah melakukan tugasnya dan berkewajiban memperingati, ini membutuhkan kesadaran bahwa Ancaman Bahaya Bencana harus diikuti dengan kesiapsiagaan dan mitigasi. Ini bagian dari usaha pemerintah untuk mengurangi risiko dari dampak bencana itu sendiri. Kota Tomohon telah banyak mendapat pengalaman dari kejadian bencana sebelumnya, kita berusaha untuk tetap menekan korban jiwa, kita bersyukur bahwa selama Bencana G.Lokon tahun sebelumnya Korban Jiwa berada pada titik Zero Korban Jiwa. Oleh karena itu saat ini kita terus berupaya sambil tetao berdoa semoga Kota Tomohon terus di jauhkan dari Bencana,” ujar Sekda

Sementara, Kepala BPBD Hengky Supit mengatakan langkah-langkah antisipatif menghadapi Peningkatan aktivitas G.Lokon sudah dilakukan sesuai SOP. Mulai dari Level 2 sampai naik menjadi Level 3, BPBD sudah terus mensosialisasikan dan mengimbambau melalui media massa, elektronik, medsos, pemasangan baliho dan rambu2 evakuasi.

“Koordinasi dengan semua stakeholder terus kami lakukan, kesiapan Sarpras juga lokasi-lokasi pengungsian/selter mulai kami siapkan, saat ini juga sementara update Rencana Kontigensi Erupsi G.Lokon pada prinsipnya kesiapsiagaan bencana harus dilakukan oleh semua pihak baik pemerintah, masyarakat maupun stakeholder kebencanaan lainnya,” tukasnya

Tampak hadir dalam Sosialisasi dan Pemantauan, diantaranya, Kalaksa BPBD Kota Tomohon, Sekretaris SatpolPP Kota Tomohon, Kabid Trantibum SatpolPP Kota Tomohon, Camat Tomohon Utara, Kabid Darurat dan Logistik BPBD Kota Tomohon, Babinkamtibmas (Unsur Polri) setempat, Babinsa (Unsur TNI) setempat, Lurah Kakaskasen 2 dan Perangkat Linmas, Komandan TRC-PB BPBD Kota Tomohon, Pusdalops-PB BPBD Kota Tomohon, Anggota SatpolPP, serta Anggota TRC-PB dan Pusdalops PB BPBD Kota Tomohon.

Adi

Leave a Reply

Your email address will not be published.