
Manado, nusantarainfo.net – Pemerintah Kota Manado menerima kunjungan kehormatan dari Wali Kota Palu, Bapak H. Hadianto Rasyid, SE, beserta rombongan, Jumat (4/7). Kunjungan ini berlangsung di Pasar Tematik Tongkaina dan menjadi momentum silaturahmi serta pertukaran gagasan antar dua daerah yang memiliki potensi strategis di berbagai sektor.
Wali Kota Manado, Andrei Angouw, didampingi Ketua TP-PKK Kota Manado, Ny. Irene Angouw Pinontoan, menyambut langsung kedatangan tamu dari Kota Palu, termasuk Ketua TP-PKK Kota Palu, Ibu Hj. Diah Puspita.
Dalam sambutannya, Wali Kota Andrei Angouw menyampaikan selamat datang dan menjelaskan bahwa Pasar Tematik Tongkaina merupakan bagian dari program prioritas dalam mendukung sektor pariwisata berbasis lokal. Ia menekankan bahwa pariwisata menjadi salah satu fokus utama Pemerintah Kota Manado dalam strategi pembangunan jangka panjang.
“Pembangunan Kota Manado menghadapi tantangan keterbatasan lahan, karena itu kami mengembangkan hunian vertikal untuk menjaga ruang terbuka hijau. Tapi pada intinya, pariwisata tetap menjadi sektor andalan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Andrei.
Lebih lanjut, Wali Kota Manado juga memberikan apresiasi atas pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Palu, khususnya di sektor kesehatan yang dikembangkan melalui manajemen rumah sakit daerah.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari jajaran Pemerintah Kota Manado. Ia menilai kunjungan ini sebagai langkah awal dalam memperkuat relasi lintas daerah yang berorientasi pada pembelajaran dan potensi kerja sama konkret.
“Kami berharap ini bukan sekadar silaturahmi, tapi menjadi fondasi untuk membangun kerja sama jangka panjang antara Palu dan Manado, khususnya di bidang pelayanan publik, ekonomi kreatif, hingga pengembangan pariwisata,” ucap Hadianto.
Pertemuan dua kepala daerah ini menjadi sinyal positif bagi sinergi antarwilayah di kawasan Indonesia Timur. Dengan kesamaan potensi, kedua kota diharapkan dapat saling menguatkan dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan berdaya saing tinggi. (Rik)







