
Manado, nusantarainfo.net — Wali Kota Manado Andrei Angouw menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Manado dalam rangka mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia, Jumat (14/8/2026). Rapat berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Manado, Jalan S.H. Sarundajang, Kelurahan Buha, Kecamatan Mapanget.
Rapat Paripurna I tersebut digelar sebagai bagian dari rangkaian agenda nasional menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Agenda utama yakni mendengarkan penyampaian laporan kinerja lembaga-lembaga negara serta Pidato Kenegaraan Presiden RI.
Rapat dihadiri Ketua DPRD Kota Manado Apt. Dra. Aaltje Dondokambey, M.Kes., unsur Wakil Ketua dan anggota DPRD Kota Manado, Forkopimda Kota Manado, Sekretaris Daerah Kota Manado dr. Steaven Dandel, M.Ph., Sekretaris DPRD Dr. Steven Rende, S.H., M.H., para asisten dan kepala SKPD, camat se-Kota Manado, pejabat eselon, tokoh agama, tokoh masyarakat, insan pers, serta undangan lainnya.
Rangkaian persidangan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Selanjutnya, pimpinan sidang diambil alih oleh Ketua DPRD Kota Manado untuk membuka secara resmi rapat paripurna.
Setelah doa pembukaan, pimpinan sidang menyampaikan dasar pelaksanaan rapat sekaligus memastikan terpenuhinya kuorum sesuai ketentuan. Rapat kemudian dilanjutkan dengan pengantar umum mengenai agenda persidangan.
Selanjutnya, DPRD Kota Manado mengikuti secara langsung rangkaian Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI. Dalam agenda tersebut, disampaikan pidato Ketua MPR RI Dr. Ahmad Muzani dan Ketua DPD RI Dr. (HC) Sultan Najamudin, sebelum dilanjutkan dengan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia.
Usai mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden, rapat paripurna Kota Manado diskors untuk kemudian dilanjutkan pada pukul 15.30 WITA dengan agenda mendengarkan Pidato Presiden RI mengenai Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan dan dokumen pendukungnya.
Bahas APBN 2027 dan Arah Pembangunan Nasional
Tepat pukul 15.30 WITA, skors rapat dicabut oleh pimpinan sidang, Mona C. Kloer, S.H., M.H. Rapat kemudian bergabung mengikuti persidangan DPR RI untuk mendengarkan Pidato Presiden mengenai RUU APBN Tahun Anggaran 2027 dan Nota Keuangan.
Persidangan DPR RI dipimpin Ketua DPR RI Dr. (HC) Puan Maharani. Dalam agenda tersebut terdapat dua pokok pembahasan, yakni pidato Ketua DPR RI dalam rangka pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027 serta Pidato Presiden RI mengenai RUU APBN 2027 dan Nota Keuangan.
Dalam pidatonya, Puan Maharani memaparkan berbagai program dan kinerja DPR RI, termasuk pelaksanaan fungsi legislasi, pengawasan, serta berbagai agenda DPR dalam mengawal pemerintahan, pembangunan dan kehidupan kemasyarakatan. Sejumlah peraturan perundang-undangan yang telah dibentuk maupun rancangan undang-undang yang sedang dipersiapkan turut disampaikan.
Agenda kemudian dilanjutkan dengan Pidato Presiden RI mengenai RUU APBN 2027 dan Nota Keuangan. Presiden memaparkan postur APBN 2027 sekaligus arah kebijakan fiskal dan sejumlah program pembangunan nasional yang akan menjadi prioritas pemerintah ke depan, termasuk aspek pembiayaannya.
Setelah penyampaian pidato, Presiden menyerahkan RUU APBN 2027 kepada Ketua DPR RI. Selanjutnya, Ketua DPR RI menyerahkan dokumen tersebut kepada Ketua DPD RI. Rangkaian agenda kemudian ditutup dengan penandatanganan berita acara penyerahan RUU APBN 2027 oleh Presiden RI, Ketua DPR RI dan Ketua DPD RI.
Dengan berakhirnya rangkaian persidangan DPR RI tersebut, Rapat Paripurna DPRD Kota Manado juga secara resmi ditutup oleh pimpinan sidang Mona C. Kloer, S.H., M.H.
Kehadiran Wali Kota Manado dalam agenda tersebut menjadi bagian dari keterlibatan pemerintah daerah dalam mengikuti rangkaian penyampaian arah kebijakan nasional, khususnya terkait laporan kinerja lembaga negara, pidato kenegaraan, serta kebijakan APBN 2027 yang akan menjadi salah satu pijakan penting dalam pelaksanaan pembangunan nasional dan daerah. (Rik)






