
Nusantarainfo.net || Bendahara DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kota Tomohon, Jhony Runtuwene, menegaskan bahwa proses penjaringan Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) harus menjadi ruang penguatan ideologi dan soliditas partai hingga ke tingkat akar rumput.
Sebagai bagian dari struktur pimpinan DPC, Runtuwene menyampaikan bahwa PAC memiliki peran strategis dalam menjaga mesin organisasi tetap bergerak.
Karena itu, figur yang maju sebagai calon Ketua PAC wajib memahami garis perjuangan partai dan siap menjalankan disiplin organisasi secara konsisten.
“Saya tegaskan kepada seluruh peserta calon Ketua PAC, jabatan ini bukan sekadar posisi struktural. Ini amanah ideologis.
Siapa pun yang maju harus siap tunduk pada keputusan partai dan bekerja untuk kepentingan organisasi,” tegas Runtuwene.
Ia menambahkan, soliditas internal menjadi kunci kekuatan partai dalam menghadapi dinamika politik ke depan.
Menurutnya, kompetisi dalam proses penjaringan adalah hal yang wajar, tetapi tidak boleh berujung pada perpecahan.
“Bersaing itu silakan, tetapi setelah keputusan ditetapkan, semua harus kembali satu barisan. Tidak boleh ada manuver yang melemahkan struktur,” ujarnya.
Sebagai Bendahara DPC, Runtuwene juga menyinggung pentingnya integritas dan tanggung jawab dalam mengelola organisasi di tingkat PAC. Ia menilai, kepemimpinan di bawah harus berjalan tertib, transparan, dan selaras dengan kebijakan partai.
“Ketua PAC harus mampu menjaga kepercayaan kader dan masyarakat. Loyalitas, disiplin, dan kerja nyata itu harga mati,” pungkasnya.
Melalui penegasan tersebut, DPC PDIP Kota Tomohon berharap penjaringan Ketua PAC kali ini dapat melahirkan pemimpin-pemimpin yang solid, ideologis, serta siap memperkuat struktur partai secara berjenjang.







