
Nusantarainfo.net || PD Pasar Tomohon merespons tegas isu dugaan kecurangan timbangan yang sempat viral di media sosial.
Direktur PD Pasar, Yanes Posumah, memastikan seluruh timbangan pedagang kini telah ditera ulang dan diberi barcode resmi sebagai penanda bahwa alat ukur tersebut sudah lolos pemeriksaan.
“Semua timbangan yang sah sudah kami pasangi barcode. Jika ada pedagang yang menggunakan timbangan tanpa barcode, masyarakat diminta segera melaporkan kepada kami,” ujar Posumah.
Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir praktik curang dan akan memberikan tindakan tegas apabila ditemukan pelanggaran.
PD Pasar bekerja sama dengan Disperdagin Kota Tomohon untuk menyelesaikan seluruh proses tera ulang dan pengawasan alat ukur.
Posumah menambahkan bahwa barcode tersebut memudahkan identifikasi, sehingga setiap timbangan yang tidak standar akan cepat terdeteksi.
Untuk menjaga transparansi dan memberikan kenyamanan bagi pembeli, PD Pasar juga menyediakan timbangan pembanding yang bisa digunakan kapan saja.
Fasilitas ini berada di dua titik, yakni dekat los daging babi serta di area utara pasar dekat toilet umum.







