
Nusantarainfo.net || Di balik kembali mengalirnya air ke rumah-rumah warga, ada kerja keras yang tak terlihat dari jajaran PDAM Tomohon.
Sempat terhenti di beberapa titik akibat kerusakan jaringan, pelayanan kini perlahan kembali normal berkat upaya maksimal tim di lapangan.
Direktur PDAM Tomohon, , menegaskan bahwa pihaknya bergerak cepat merespons setiap gangguan yang terjadi. Ia menyebutkan, sejumlah wilayah yang sebelumnya terdampak kini sudah kembali terlayani.
“Tim kami bekerja tanpa henti untuk memastikan air bisa kembali dinikmati masyarakat. Beberapa titik yang sempat terganggu sudah berhasil dipulihkan,” ujar Ngenget.
Menurutnya, tantangan yang dihadapi tidak ringan. Cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini memperparah kondisi jaringan, terlebih sebagian infrastruktur pipa yang sudah berusia tua dan rentan mengalami kerusakan.
Meski demikian, PDAM terus berbenah. Sistem layanan aduan kini dibuat lebih responsif agar setiap keluhan pelanggan dapat segera ditangani.
Selain itu, kemudahan juga diberikan dalam hal pembayaran, di mana masyarakat kini bisa memanfaatkan aplikasi untuk melakukan transaksi secara praktis dan efisien.
Namun, di tengah upaya perbaikan tersebut, PDAM juga menyoroti masih adanya praktik pencurian air oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Pembongkaran sepihak pipa transmisi dinilai sangat merugikan dan berpotensi mengganggu distribusi air ke pelanggan lain.
“Kami mengajak masyarakat untuk ikut menjaga fasilitas yang ada. Jangan merusak atau mengambil air secara ilegal karena dampaknya dirasakan bersama,” tegasnya.
Dengan kerja keras yang terus dilakukan serta dukungan masyarakat, PDAM Tomohon optimistis dapat menjaga kualitas layanan dan memastikan kebutuhan air bersih warga tetap terpenuhi secara berkelanjutan.






