
NusantaraInfo.net|| Ketua Bawaslu Kota Tomohon, Stenly Kowaas, berperan sebagai salah satu pemateri dalam Diskusi Pengawasan Partisipatif yang diadakan melalui kerjasama Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara dengan Komunitas Penulis Mapatik dan Kelung. Minggu (08/09).
Kegiatan ini dilaksanakan di Wale Om Tani, Langowan, dan turut dihadiri oleh Pimpinan Bawaslu Sulut, Donny Rumagit, serta Director Komunitas Penulis Mapatik, Rikson Karundeng. Selain itu, diskusi juga dihadiri oleh sejumlah penggiat literasi, jurnalis, dan pemerhati budaya dari wilayah Minahasa, Tomohon, hingga Manado.
Acara ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu melalui literasi dan budaya. Para peserta berdiskusi mengenai pentingnya peran aktif masyarakat dalam memastikan pemilu berjalan jujur, adil, dan bebas dari kecurangan.
Diskusi ini juga diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara lembaga pengawas pemilu dan komunitas kreatif untuk menciptakan pengawasan partisipatif yang lebih efektif di tingkat lokal.
“Kami percaya literasi dan budaya dapat menjadi medium yang kuat dalam mendorong kesadaran masyarakat terhadap pengawasan partisipatif,” ujar Stenly Kowaas dalam presentasinya.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, mengingat pentingnya sinergi antara lembaga pengawas pemilu dengan komunitas lokal dalam menjaga kualitas demokrasi di Sulawesi Utara.




