
Manado, nusantarainfo.net || Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian penjelasan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026.
Rapat yang dilaksanakan di Gedung DPRD Kota Manado, Kelurahan Buha, Kecamatan Mapanget, Senin (27/10/25) itu dihadiri oleh Wali Kota Manado Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota dr. Richard Sualang. Keduanya hadir bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Dewan Dr. Steven Rende, S.H., M.H., para anggota DPRD, asisten daerah, kepala perangkat daerah, camat se-Kota Manado, serta unsur pers dan undangan lainnya.
Rapat Paripurna dibuka langsung oleh Ketua DPRD Kota Manado Dra. Aaltje Dondokambey, M.Kes., Apt, sekaligus memimpin jalannya sidang.
Wali Kota Paparkan Arah dan Asumsi Makro Pembangunan 2026
Dalam penyampaiannya, Wali Kota Andrei Angouw menjelaskan bahwa Rancangan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2026 disusun dengan memperhatikan dinamika ekonomi nasional dan kondisi fiskal daerah. Pemerintah Kota Manado menargetkan pertumbuhan ekonomi daerah berada pada kisaran 6,1% hingga 7,5%.
Tahapan Pembahasan Selanjutnya
Menutup paparannya, Wali Kota Angouw menyampaikan bahwa rancangan KUA-PPAS APBD Tahun 2026 ini akan dibahas lebih lanjut oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Manado bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Pembahasan lanjutan ini akan menyoroti secara rinci setiap program dan alokasi anggaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Penyusunan KUA-PPAS ini adalah bagian dari upaya kita bersama untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, transparan, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat,” ujar Wali Kota.
Komitmen terhadap Pembangunan dan Tata Kelola Keuangan
Rancangan KUA-PPAS APBD 2026 menjadi dasar bagi Pemerintah Kota Manado untuk menjaga stabilitas fiskal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui perencanaan yang realistis dan terukur, Pemkot Manado berupaya memastikan setiap anggaran benar-benar digunakan untuk kepentingan publik dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Dengan demikian, pelaksanaan APBD 2026 diharapkan menjadi instrumen penting dalam mewujudkan Manado yang maju, sejahtera, dan berdaya saing. (Rik)







