
Nusantarainfo.net || Munculnya informasi mengenai penutupan beberapa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Tomohon mendapat tanggapan langsung dari Ketua Mitra SPPG Kota Tomohon, Frits Tahupiah.
Frits menjelaskan bahwa penghentian sementara operasional di sejumlah titik SPPG bukan disebabkan oleh penghentian program ataupun kendala pelaksanaan, melainkan karena adanya proses renovasi dan peningkatan sarana pendukung pelayanan.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat dan telah melalui koordinasi serta memperoleh persetujuan dari Badan Gizi Nasional (BGN).
“Beberapa SPPG memang sedang menjalani renovasi menyeluruh.
Tujuannya agar fasilitas yang tersedia nantinya lebih memadai, nyaman, dan mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat,” ujar Frits Tahupiah, Selasa (9/6/2026).
Ia menambahkan, proses pembenahan fasilitas ini justru menjadi bentuk keseriusan mitra SPPG dalam mendukung program pemenuhan gizi yang dicanangkan pemerintah.
Dengan fasilitas yang lebih baik, pelayanan kepada penerima manfaat diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan berkualitas.
Frits juga mengimbau masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.
Ia memastikan program pelayanan gizi tetap berjalan sesuai rencana dan renovasi yang dilakukan hanya bersifat sementara.
“Ini bukan penutupan permanen. Setelah proses renovasi selesai, SPPG akan kembali beroperasi dengan fasilitas yang lebih representatif sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat semakin maksimal,” tegasnya.






