
Manado, nusantarainfo.net || Komitmen Pemerintah Kota Manado dalam membangun tata kelola pemerintahan berbasis data kembali ditegaskan. Wali Kota Manado, Andrei Angouw, menghadiri kegiatan Pemutakhiran Data ManadoHub yang digelar di Aula Serbaguna Kantor Wali Kota, Jumat (26/6/2026), sebagai bagian dari upaya menyamakan persepsi sekaligus meningkatkan kualitas pendataan di tingkat lingkungan.
Kegiatan yang diprakarsai Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Manado tersebut menghadirkan para ketua lingkungan dan perangkat terkait untuk memperkuat pemahaman mengenai pentingnya akurasi data dalam mendukung pelayanan publik serta perumusan kebijakan pemerintah.
Kepala Dinas Kominfo Kota Manado, Yanti Mongkauw, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menyatukan persepsi seluruh pihak yang terlibat dalam proses pendataan sehingga data yang dihasilkan benar-benar valid, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dalam sesi dialog, Wali Kota Andrei Angouw menekankan bahwa keberhasilan program ManadoHub sangat bergantung pada kualitas data yang dihimpun dari lapangan. Menurutnya, seluruh proses pendataan harus dilakukan secara cermat agar menjadi dasar pengambilan keputusan yang tepat.
“Intinya, pertemuan ini menyatukan persepsi untuk soal pendataan,” ujar Andrei.
Ia menjelaskan bahwa data strata sosial yang dimiliki pemerintah daerah saat ini belum sepenuhnya terintegrasi dengan data Kementerian Sosial, termasuk klasifikasi desil masyarakat. Karena itu, sinkronisasi data menjadi kebutuhan mendesak agar berbagai program pemerintah dapat berjalan tepat sasaran.
Menurutnya, peran ketua lingkungan menjadi sangat strategis sebagai ujung tombak pembaruan data. Setiap perubahan kondisi masyarakat maupun persoalan di wilayah, mulai dari perpindahan domisili penduduk, kategori lanjut usia, hingga fasilitas umum seperti penerangan jalan umum (PJU) yang mengalami kerusakan, perlu segera diperbarui dalam sistem agar dapat diketahui dan ditindaklanjuti pemerintah.
“Semua data harus sinkron dengan kondisi di lapangan agar tidak terjadi kesalahan dalam pengambilan kebijakan,” tegasnya.
Suasana dialog berlangsung interaktif. Sejumlah ketua lingkungan menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi di lapangan, bahkan beberapa di antaranya merupakan informasi baru yang belum diketahui oleh Wali Kota. Berbagai masukan tersebut langsung dianalisis bersama sebagai bahan evaluasi terhadap sistem pendataan yang sedang dikembangkan.
Andrei berharap setiap persoalan yang muncul dapat segera ditindaklanjuti melalui pembaruan data yang lebih akurat. Ia menilai validitas data memiliki implikasi besar terhadap proses perencanaan dan penganggaran daerah.
Menurutnya, ketidaksesuaian data dapat berdampak pada kesalahan penyaluran program maupun potensi temuan dalam pemeriksaan keuangan. Oleh karena itu, akurasi data menjadi aspek yang tidak dapat ditawar dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan.
Melalui penguatan ManadoHub, Pemerintah Kota Manado terus mendorong terwujudnya sistem informasi daerah yang terintegrasi, sehingga setiap kebijakan pembangunan dan pelayanan publik dapat disusun berdasarkan data yang valid, mutakhir, dan mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat. (Rik)





