
Manado, nusantarainfo.net || Pemerintah Kota Manado memperkuat sistem penanggulangan kebakaran melalui pembentukan dan pengukuhan Relawan Pemadam Kebakaran (REDKAR) Kota Manado. Pengukuhan yang dipimpin langsung Wali Kota Manado, Kamis (9/7/2026), di Kantor Dinas Pemadam Kebakaran Kota Manado itu menjadi langkah strategis dalam memperluas keterlibatan masyarakat untuk mendukung penanganan keadaan darurat.
Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Kota Manado dr. Steaven Dandel, M.Ph., Asisten I Julises Oehlers, S.H., Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Manado Jimmy Charles Rotinsulu, S.E., M.Si., Kepala Pelaksana BPBD Kota Manado Drs. Donald Sambuaga, M.Si., jajaran pejabat Dinas Pemadam Kebakaran, serta para relawan yang akan dikukuhkan.
Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Pemadam Kebakaran, dilanjutkan doa pembukaan serta penyampaian laporan kegiatan. Momentum utama berlangsung saat pembacaan Surat Keputusan Wali Kota Manado tentang Pembentukan Relawan Pemadam Kebakaran (REDKAR) Kota Manado Tahun 2026, yang kemudian dilanjutkan dengan prosesi pengukuhan para relawan.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota memimpin pembacaan Panca Dharma REDKAR yang diikuti seluruh relawan sebagai bentuk komitmen dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penyematan atribut serta penyerahan seragam REDKAR secara simbolis kepada para relawan.
Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada seluruh relawan yang telah bersedia mengabdikan diri untuk membantu pemerintah dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran di Kota Manado.
Menurutnya, tugas seorang relawan pemadam kebakaran bukan sekadar membantu proses pemadaman api, tetapi juga berkaitan langsung dengan keselamatan jiwa masyarakat serta upaya meminimalkan kerugian harta benda.
“Tugas REDKAR adalah soal nyawa dan kerugian material. Karena itu saya berharap seluruh relawan menjalankan tugas ini dengan penuh keseriusan dan tanggung jawab,” ujar Wali Kota.
Ia juga menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas melalui pendidikan dan pelatihan yang berkelanjutan agar para relawan memiliki kemampuan teknis dalam menghadapi berbagai situasi darurat di lapangan.
“Pelatihan sangat penting supaya kita memahami persoalan yang dihadapi saat bertugas. Saya berharap seluruh relawan selalu siaga, terus berkoordinasi, dan bekerja sebagai satu tim. Selamat bertugas demi kebaikan Kota Manado yang kita cintai,” pesannya.
Usai acara pengukuhan, Wali Kota meninjau sejumlah fasilitas di lingkungan Kantor Dinas Pemadam Kebakaran Kota Manado. Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung kondisi perkantoran, sarana dan prasarana operasional, serta infrastruktur pendukung yang digunakan dalam pelayanan penanggulangan kebakaran.
Pembentukan REDKAR Kota Manado diharapkan menjadi penguatan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun sistem mitigasi bencana kebakaran yang lebih cepat, tanggap, dan efektif. Kehadiran relawan juga diharapkan mampu meningkatkan edukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan kebakaran sekaligus memperkuat kesiapsiagaan di setiap lingkungan di Kota Manado. (Rik)




