
Manado, nusantarainfo.net – Dalam upaya memperkuat konektivitas udara sebagai salah satu strategi pengembangan ekonomi dan pariwisata daerah, Wali Kota Manado, Andrei Angouw, melakukan pertemuan strategis dengan EVP AirNav Indonesia, Yohanes Sirait, pada Selasa (26/5) di restoran Wisata Bahari Manado.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Sekretaris Kota Manado, dr. Steaven Dandel, M.Ph, serta sejumlah perwakilan maskapai internasional yang menjadi mitra AirNav Indonesia, seperti Jetstar Australia, Virgin Australia, China Southern Airlines, Japan Airlines (JAL), dan Vietnam Airlines.
Pertemuan ini menjadi forum penting untuk membahas peluang pengembangan jalur penerbangan internasional ke Kota Manado, termasuk potensi pembukaan rute Sydney – Bali – Manado.
Dalam diskusi, Wali Kota Andrei Angouw menyampaikan paparan mengenai potensi ekonomi Sulawesi Utara, khususnya Kota Manado, yang semakin berkembang sebagai pintu gerbang kawasan timur Indonesia. Ia menjelaskan bahwa sektor pariwisata menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah, dengan dukungan infrastruktur, promosi destinasi unggulan, serta kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah.
“Manado memiliki daya tarik wisata bahari kelas dunia dan posisi strategis sebagai simpul ekonomi regional. Konektivitas udara yang lebih luas akan membuka akses wisatawan mancanegara serta mendorong pertumbuhan investasi dan lapangan kerja,” ujar Wali Kota dalam pertemuan tersebut.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, malam harinya juga diselenggarakan Gala Dinner & Awarding Night AirNav Indonesia di Hotel Luwansa Manado. Acara tersebut menjadi ajang apresiasi bagi para mitra maskapai serta ruang dialog lanjutan antara pemangku kepentingan penerbangan sipil dan pemerintah daerah.
Pertemuan ini diharapkan menjadi titik awal bagi terbukanya jalur penerbangan internasional baru menuju Manado, sekaligus menjadi katalisator bagi penguatan ekonomi daerah berbasis pariwisata dan konektivitas. (Rik)







