
Nusantarainfo.net || Universitas Negeri Manado (Unima) Tondano kembali menyiapkan langkah besar.
Tahun ini, kampus tersebut menargetkan pembukaan dua fakultas baru sekaligus pembangunan rumah sakit pendidikan sebagai bagian dari penguatan peran Unima di bidang pendidikan dan layanan kesehatan di Sulawesi Utara.
Rektor Unima, Dr. Joseph Philip Kambey, S.E., Ak., MBA, mengungkapkan bahwa saat ini seluruh rencana tersebut masih dalam tahap persiapan administrasi dan pengurusan perizinan.
Ia menjelaskan, pembentukan Fakultas Kedokteran dan Fakultas Pertanian saat ini masih berada pada tahap penyusunan working plan.
Prosesnya, kata dia, sudah melewati empat tahapan dan masih menyisakan dua tahap lagi sebelum seluruh dokumen diajukan ke kementerian terkait dan Bappenas.
“Semua persyaratan administrasi sebenarnya sudah kami siapkan, termasuk pengunggahan dokumen ke sistem online. Sekarang tinggal menunggu proses evaluasi,” kata Kambey kepada wartawan usai mengikuti misa perayaan Natal civitas akademika Unima, Kamis (8/1) siang.
Menurutnya, izin Fakultas Pertanian diharapkan bisa lebih cepat terbit.
Sementara Fakultas Kedokteran membutuhkan waktu lebih panjang karena proses dan persyaratannya jauh lebih kompleks.
Unima juga sudah menjalin koordinasi dengan kementerian terkait, termasuk melibatkan tenaga-tenaga ahli di bidang kedokteran. Jika semua berjalan sesuai rencana, penerimaan mahasiswa baru ditargetkan bisa dimulai sekitar bulan Mei mendatang.
“Target awal, kami akan menerima sekitar 50 mahasiswa dulu. Dengan pertolongan Tuhan, bangunan dan fasilitas bisa segera siap,” ujarnya.
Unima juga berencana membuka kesempatan bagi putra-putri daerah di Sulawesi untuk menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran dan Fakultas Pertanian, dengan skema pembiayaan yang akan didukung oleh pemerintah pusat.
Setelah para lulusan ini menyelesaikan studi, Unima menargetkan pembangunan rumah sakit umum sendiri sekaligus pengembangan fasilitas layanan kesehatan.
Kambey menegaskan, pembangunan rumah sakit pendidikan ini merupakan bagian dari visi jangka panjang Unima untuk ikut menjawab kebutuhan layanan kesehatan di daerah.
Ia berharap dukungan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat terus mengalir agar seluruh rencana ini tidak berhenti sebagai wacana di atas kertas, melainkan benar-benar terwujud dan memberi manfaat nyata bagi Sulawesi Utara.







