
Manado, nusantarainfo.net – Pantai Karangria di Kota Manado, Sulawesi Utara, pada Jumat (8/8/2025) menjadi pusat perhatian nasional setelah menjadi tuan rumah Gerakan Wisata Bersih Pantai ke-12. Kegiatan yang dihadiri langsung Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Widyanti Putri Wardhana, dan Wali Kota Manado, Andrei Angow, ini mengukuhkan Manado sebagai inspirasi bagi daerah lain dalam menciptakan pariwisata bersih, nyaman, dan berkelanjutan.
Gerakan ini merupakan program unggulan Kementerian Pariwisata untuk meningkatkan daya saing destinasi wisata Indonesia. Menteri Widyanti dalam sambutannya menegaskan, Gerakan Wisata Bersih bukanlah sekadar seremoni simbolis, melainkan aksi nyata yang berdampak langsung pada kualitas lingkungan kawasan wisata.
“Kebersihan adalah kunci kenyamanan wisatawan dan reputasi destinasi. Dari Pantai Karangria, kita bawa semangat ini ke seluruh Indonesia demi mewujudkan pariwisata yang bersih, sehat, dan membanggakan,” ujar Menteri Widyanti.
Usai sambutan, seluruh peserta, termasuk pejabat pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat sekitar, bergabung membersihkan pesisir Karangria. Sampah plastik, ranting kayu, dan limbah lainnya dikumpulkan, menjadikan pantai tampak lebih rapi dan asri.
Pantai Karangria sendiri dikenal sebagai destinasi pesisir dengan nuansa lokal yang otentik, menawarkan panorama laut yang memikat dan keramahan warga pesisir. Kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal gerakan serupa di berbagai destinasi wisata lain di Indonesia.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, Sekretaris Kementerian Pariwisata beserta jajaran, Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, S.E. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulut, dr. Kartika Devi Tanos, MARS. Asisten II Setda Kota Manado, Atto Bulo, S.H., M.M. Kepala Dinas Pariwisata Kota Manado, Esther Mamangkey, S.E., M.M. serta para tokoh masyarakat dan komunitas peduli lingkungan.
Dengan semangat kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan pelaku wisata, Manado kembali membuktikan diri sebagai kota yang tak hanya indah dilihat, tetapi juga peduli menjaga keindahan itu demi masa depan pariwisata Indonesia. (Rik)






