
Manado, nusantarainfo.net – Wali Kota Manado, Andrei Angouw, menghadiri Pameran Layanan Publik yang digelar di Manado Bay Mega Mas, Kamis (14/8). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Utara dalam rangka memperingati Hari Pengayoman ke-80.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kanwil Kemenkumham Sulut, Dr. Kurniaman Telaumbanua, S.H., M.Hum., perwakilan Bupati Minahasa Utara, Kepala Kantor Imigrasi Manado, perwakilan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Manado, Direktorat Jenderal Imigrasi, Kadis UMKM Provinsi Sulut, Asisten I Pemkot Manado, Kadis Koperasi Kota Manado, dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wali Kota Andrei Angouw menyampaikan ucapan selamat Hari Pengayoman ke-80 kepada Kementerian Hukum dan HAM RI. Ia menegaskan pentingnya masyarakat untuk “melek hukum”, agar dapat memahami dan menerapkan hukum dengan baik di kehidupan sehari-hari.
“Sosialisasi hukum dan layanan publik seperti ini penting untuk membuka wawasan, menyalurkan minat dan bakat masyarakat, dan pada akhirnya berdampak pada kesejahteraan bersama,” ujar Wali Kota.
Ia juga mengapresiasi pameran ini karena memberi manfaat nyata, termasuk penyerahan berbagai sertifikat kekayaan intelektual, seperti merek jasa, merek dagang “Cakalang” dan “Sabun Cuci”, serta sertifikat kekayaan intelektual untuk Fresh Mart Paniki. Wali Kota turut menyinggung soal pemanfaatan royalti dan pengelolaannya yang tepat bagi kepentingan masyarakat.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala Kanwil Kemenkumham Sulut yang sekaligus membuka pameran secara resmi. Kegiatan ini ditandai dengan pemukulan tetengkoren sebagai simbol dimulainya Pameran Layanan Publik dalam rangka Hari Pengayoman ke-80.
Pameran ini akan menjadi ajang interaksi langsung antara masyarakat dan berbagai instansi layanan publik, mulai dari informasi hukum, keimigrasian, hingga pendaftaran kekayaan intelektual, dengan harapan meningkatkan kesadaran hukum dan pelayanan yang lebih dekat kepada warga. (Rik)






