
Manado,nusantarainfo.net || Wali Kota Manado, Andrei Angouw, memimpin rapat koordinasi bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Manado, Rabu 14/10/25) dalam rangka membahas rencana pemasangan shelter di sejumlah titik di wilayah Kota Manado.
Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Wali Kota Manado dan dihadiri oleh tim teknis BMKG, Kepala Pelaksana BPBD Kota Manado, Donald Sambuaga, serta Sekretaris BPBD, Sonne Engka.
Program pemasangan shelter ini merupakan bagian dari program nasional yang akan dilaksanakan di 10 titik di Kota Manado dan wilayah Tanawangko, Kabupaten Minahasa. Shelter dimaksud berfungsi sebagai sarana peringatan dini bencana, khususnya deteksi tsunami, serta menjadi bagian dari sistem mitigasi terpadu yang sedang dikembangkan oleh BMKG.
Dalam rapat tersebut, BMKG memaparkan berbagai aspek teknis, termasuk lokasi pemasangan, kebutuhan peralatan, serta tahapan pelaksanaan di lapangan.
Wali Kota Andrei Angouw menyampaikan apresiasi atas program tersebut dan menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor demi keberhasilan implementasi di lapangan.
“Kami menyambut baik program ini karena sangat penting untuk keselamatan masyarakat, terutama di wilayah pesisir. Namun, dalam pelaksanaannya perlu memperhatikan tata ruang kota, estetika, dan kelestarian lingkungan,” ujar Wali Kota Angouw.
Wali Kota juga memberikan perhatian terhadap lokasi penempatan transmiter dan receiver, serta menyoroti alasan teknis mengapa perangkat tidak ditempatkan di kawasan Pelabuhan Manado. Menanggapi hal ini, pihak BMKG menjelaskan bahwa efektivitas dan keamanan lokasi akan dikaji lebih lanjut melalui survei bersama.
BMKG menjelaskan bahwa shelter yang akan dipasang selain berfungsi untuk pendeteksian tsunami, juga akan memperkuat sistem informasi peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Kota Manado. Oleh karena itu, sebagian lokasi yang dipilih berada di kawasan wisata dan pesisir.
Sebagai langkah lanjutan, Wali Kota mengusulkan agar dilakukan peninjauan lapangan bersama BMKG dan BPBD Kota Manado, guna memastikan lokasi yang tepat, termasuk di kawasan Manado Town Square (Mantos), Sun Bae, Manado Bay, dan Marina Plaza.
Rencananya, akan dilakukan pemasangan sebanyak 16 tiang shelter, yang nantinya akan disurvei bersama oleh Pemkot Manado dan BMKG untuk memastikan efektivitas, estetika, serta keamanan lingkungan sekitar titik pemasangan.
Pemerintah Kota Manado berharap program ini dapat memperkuat kapasitas mitigasi bencana di wilayah kota, sekaligus mendukung terwujudnya kota tangguh, aman, dan berwawasan lingkungan. (Rik)






