
Manado, nusantarainfo.net || Persoalan drainase yang selama ini menjadi salah satu penyebab munculnya genangan air di kawasan pusat Kota Manado mendapat perhatian serius dari Wali Kota Andrei Angouw. Pada Selasa siang, Wali Kota turun langsung meninjau sekaligus memimpin pengecekan saluran drainase di Kelurahan Pinaesaan, Kecamatan Wenang.
Lokasi yang diperiksa berada di sepanjang jalur pertokoan Lingkungan III, salah satu kawasan dengan aktivitas ekonomi yang cukup padat. Dari hasil peninjauan di lapangan, saluran drainase ditemukan mengalami penyumbatan akibat penumpukan sedimen serta sampah yang menghambat aliran air.
Didampingi Camat Wenang Robert Dauhan, Lurah Pinaesaan Yulio Chen Rahasia, jajaran Pemerintah Kecamatan, para Ketua Lingkungan, serta pekerja lapangan, Andrei Angouw tidak hanya melakukan inspeksi, tetapi juga memastikan proses pembersihan saluran berlangsung di lokasi.
Sejumlah petugas bersama aparatur kecamatan dan kelurahan tampak bergotong royong mengangkat endapan lumpur serta sampah dari dalam drainase. Langkah tersebut dilakukan untuk membuka kembali jalur aliran air yang selama ini tertutup material.
Menurut Andrei Angouw, penanganan drainase tidak boleh berhenti pada kegiatan pembersihan semata. Pemerintah Kota Manado harus mengetahui secara pasti arah aliran air agar penyelesaian yang dilakukan benar-benar menyentuh akar persoalan.
“Yang paling penting adalah memastikan jalur air mengalir dengan baik. Setelah arah alirannya diketahui secara utuh, pemerintah dapat menentukan titik-titik yang perlu diperbaiki sehingga penanganannya tidak hanya bersifat sementara, tetapi menjadi solusi jangka panjang,” kata Wali Kota saat berada di lokasi.
Ia menegaskan, normalisasi drainase merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kota Manado dalam mengurangi risiko banjir, khususnya di kawasan perkotaan yang memiliki tingkat aktivitas masyarakat dan kendaraan yang tinggi.
Wali Kota juga mengingatkan bahwa keberhasilan menjaga fungsi drainase tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi masyarakat. Kebiasaan membuang sampah ke saluran air dinilai masih menjadi faktor utama penyebab tersumbatnya drainase di sejumlah titik.
Melalui inspeksi lapangan ini, Pemerintah Kota Manado berharap dapat mempercepat pemetaan kondisi jaringan drainase, sehingga program rehabilitasi dan peningkatan infrastruktur dapat dilakukan secara lebih terarah. Langkah tersebut diharapkan mampu meminimalkan potensi genangan saat curah hujan tinggi sekaligus menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih bersih, tertata, dan nyaman bagi masyarakat. (Rik)




