
Manado, nusantarainfo.net || Memasuki usia ke-403 tahun, Kota Manado terus menunjukkan perkembangan di berbagai sektor pembangunan. Mulai dari pertumbuhan ekonomi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penuntasan kemiskinan ekstrem, hingga penguatan pelayanan publik menjadi bagian dari capaian yang dipaparkan Wali Kota Manado Andrei Angouw dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Manado memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-403 Kota Manado, yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Manado, Jalan Dr. S.H. Sarundajang, Kelurahan Buha, Kecamatan Mapanget, Senin (14/7/2026).
Rapat paripurna dihadiri Wakil Wali Kota Manado dr. Richard Sualang, Ketua DPRD Kota Manado Aaltje Dondokambey, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, anggota DPRD, pimpinan instansi vertikal, akademisi, tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan BUMD, serta para undangan lainnya.
Sidang paripurna dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD Kota Manado Aaltje Dondokambey setelah diawali dengan doa bersama, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan mengheningkan cipta sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu yang telah berjasa membangun Kota Manado.
Pertumbuhan Ekonomi Terus Menguat
Dalam pidatonya, Wali Kota Andrei Angouw menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang telah menjadi bagian dari perjalanan pembangunan Kota Manado selama 403 tahun.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, para wali kota terdahulu, serta seluruh pemangku kepentingan yang terus mendukung pembangunan di Kota Manado.
Salah satu indikator yang disampaikan adalah meningkatnya kinerja ekonomi daerah. Wali Kota mengungkapkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita Kota Manado kini mencapai Rp174,42 juta per orang per tahun, yang mencerminkan aktivitas ekonomi masyarakat yang terus bertumbuh.
Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Manado juga terus mengalami peningkatan sebagai indikator keberhasilan pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.
Kemiskinan Ekstrem Berhasil Ditekan
Salah satu capaian yang menjadi perhatian dalam pidato Wali Kota adalah keberhasilan Pemerintah Kota Manado menuntaskan kemiskinan ekstrem.
Menurut Andrei Angouw, saat ini tidak ada lagi warga Kota Manado yang masuk dalam kategori miskin ekstrem. Capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi pemerintah bersama berbagai pihak dalam menjalankan program penanggulangan kemiskinan secara terarah dan berkelanjutan.
Meski demikian, pemerintah tetap melakukan verifikasi secara berkala terhadap data penerima bantuan sosial agar seluruh bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran sesuai parameter yang ditetapkan Kementerian Sosial.
Infrastruktur dan Air Bersih Terus Dibenahi
Selain ekonomi, Pemerintah Kota Manado juga terus mempercepat pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah.
Peningkatan kualitas pelayanan air bersih menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah. Berbagai langkah dilakukan untuk meningkatkan kapasitas pelayanan sekaligus mengantisipasi gangguan distribusi air kepada masyarakat.
Wali Kota menegaskan bahwa pelayanan dasar seperti air bersih menjadi kebutuhan utama yang harus terus ditingkatkan seiring bertambahnya jumlah penduduk dan berkembangnya kawasan perkotaan.
Kebersihan Menjadi Tanggung Jawab Bersama
Dalam kesempatan tersebut, Andrei Angouw juga kembali menyoroti persoalan kebersihan dan pengelolaan sampah yang masih menjadi tantangan di Kota Manado.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dengan membiasakan pola hidup bersih dan mendukung berbagai program pengelolaan sampah yang dijalankan pemerintah.
Menurutnya, keberhasilan menjaga kebersihan kota tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh masyarakat.
Pendidikan dan Transportasi Publik Jadi Prioritas
Di sektor pendidikan, Pemerintah Kota Manado terus melakukan berbagai pembenahan guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Sementara itu, pengembangan transportasi publik juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam meningkatkan pelayanan kepada warga. Salah satunya melalui penguatan layanan Bus Trans Manado yang diharapkan mampu memberikan alternatif transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan.
Jaga Keamanan Demi Kelangsungan Pembangunan
Mengakhiri sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan di Kota Manado.
Ia secara khusus meminta dukungan para tokoh agama dan tokoh masyarakat agar terus menjadi perekat persatuan sehingga iklim pembangunan dan investasi di Kota Manado dapat terus berjalan dengan baik.
Usai sambutan Wali Kota, peserta rapat paripurna mengikuti penyampaian ucapan selamat Hari Ulang Tahun ke-403 Kota Manado dari Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus secara daring. Selanjutnya, sambutan resmi Gubernur dibacakan oleh Asisten III Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara Dr. Franciscus E. Manumpil.
Peringatan HUT ke-403 Kota Manado melalui Rapat Paripurna DPRD ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum untuk mengevaluasi capaian pembangunan sekaligus memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan Manado sebagai kota yang maju, berdaya saing, nyaman dihuni, dan semakin menyejahterakan masyarakat. (Rik)




