
NusantaraInfo.net|| Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tomohon mengimbau masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam penyelenggaraan pemilihan kepala daerah. Partisipasi masyarakat dinilai penting untuk mendukung kelancaran dan transparansi proses demokrasi. Rabu (25/09).
Bawaslu menekankan beberapa bentuk partisipasi masyarakat yang dapat dilakukan, antara lain: Pengawasan dalam setiap tahapan pemilihan – Memastikan proses pemilu berjalan sesuai aturan. Sosialisasi pemilihan – Membantu menyebarkan informasi terkait pemilu kepada masyarakat luas. Pendidikan politik bagi pemilih – Memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang hak dan tanggung jawab sebagai pemilih.
Survei atau jejak pendapat tentang pemilihan – Menggali pandangan publik terkait proses pemilu.
Penghitungan cepat hasil pemilihan (quick count) – Memantau hasil pemilu secara independen dan profesional.
Namun, agar partisipasi ini berjalan baik dan sesuai aturan, masyarakat diminta menghindari beberapa hal yang dapat merugikan proses pemilihan. Bawaslu mengingatkan:
Tidak melakukan keberpihakan yang dapat menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon.
Tidak mengganggu tahapan pemilihan, seperti menghambat jalannya kampanye, pemungutan suara, atau penghitungan hasil.
Bawaslu berharap keterlibatan masyarakat dalam pemilu di Kota Tomohon akan meningkatkan kualitas demokrasi dan menghasilkan pemimpin yang benar-benar mewakili aspirasi rakyat.
Dengan bekerja sama, masyarakat dan penyelenggara pemilu dapat menciptakan proses pemilihan yang adil, jujur, dan transparan.




