
NusantaraInfo.net|| Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tomohon, Stenly Kowaas, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menangani sejumlah laporan terkait pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurutnya, kasus ini telah melalui beberapa tahap, dan banyak di antaranya sudah direkomendasikan kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).
“Sudah cukup banyak laporan yang kami tangani dan telah kami rekomendasikan ke KASN. Ada sejumlah ASN dari berbagai klasifikasi,” kata Kowaas, Jumat (01/11) siang, saat bersua dengan wartawan di kantornya.
Kowaas menjelaskan, meskipun Bawaslu menerima laporan dan melakukan proses awal, kewenangan pemberian sanksi sepenuhnya berada pada KASN.
“Bawaslu hanya merekomendasikan ke KASN. Nanti KASN yang menentukan sanksi, apakah ringan, sedang, atau berat,” ujar Kowaas didampingi anggota Bawaslu Yosi Korah.
Di sisi lain, Kowaas juga menambahkan bahwa ada beberapa laporan yang diproses sebelum KASN dilebur, sehingga rekomendasinya tetap dilanjutkan ke KASN. Namun, dengan undang-undang ASN terbaru, KASN kini dihapus, dan penanganan pelanggaran netralitas ASN dilimpahkan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui Sistem Berbagi Terintegrasi (SBT).
“Pada bulan September, Bawaslu RI menyampaikan kepada kami bahwa penanganan netralitas ASN kini diteruskan ke BKN melalui SBT, bukan lagi ke KASN,” ungkapnya.
Untuk diketahui, Bawaslu Kota Tomohon sendiri telah menangani 14 laporan yang direkomendasikan dan saat ini masih memproses 6 laporan lainnya.
Kowaas menegaskan kembali bahwa Bawaslu Tomohon tetap aktif menjalankan tugas dan fungsinya sesuai ketentuan undang-undang dalam menjaga netralitas ASN.
Selain itu, Bawaslu juga mengimbau kepada para pejabat di jajaran Pemkot Tomohon untuk bisa memberi suri tauladan kepada semua ASN, lewat sikap yang menjunjung tinggi netralitas selama tahapan Pilkada.
“Jangan justru melakukan tindakan yang tidak terpuji serta menodai profesi mulia ini dengan ucapan, tindakan dan kebijakan yang tidak mencerminkan karakter seorang pejabat yang semestinya memegang teguh nilai-nilai integritas,” tutupnya




