
Tomohon, nusantarainfo.net – Gunung Empung kembali menjadi saksi bisu kecintaan manusia pada alam. Ratusan pencinta alam dari berbagai komunitas berkumpul di lereng gunung yang menjulang megah di Kota Tomohon, Jumat (27/6), untuk menggelar kegiatan penghijauan dan bersih-bersih lingkungan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup serta memberikan penghormatan khusus untuk almarhum Waldo Tulus, sosok perintis Kelompok Pencinta Alam dan Bencana (KPAB) Volcano.
Kegiatan bertajuk “Tribute for Waldo Tulus” ini diikuti oleh berbagai elemen, mulai dari Solidaritas Pendaki Gunung Kota Tomohon, mahasiswa pecinta alam (Mapala) se-Tomohon, hingga komunitas dan individu yang peduli terhadap kelestarian alam. Mereka bersatu dalam aksi nyata, menanam pohon dan membersihkan area Gunung Empung dari sampah serta jejak aktivitas pendakian yang kurang ramah lingkungan.
“Ini bukan sekadar bersih-bersih atau tanam pohon. Ini adalah bentuk cinta, bentuk penghormatan kami terhadap sosok Waldo Tulus yang semasa hidupnya mendedikasikan waktu dan tenaga untuk memperjuangkan kelestarian alam dan membentuk generasi muda yang sadar lingkungan,” ungkap Vicky Pasulatan, pengurus KPAB Volcano.
Waldo Tulus dikenal sebagai figur yang menginspirasi banyak anak muda Tomohon untuk mencintai alam lewat kegiatan petualangan dan konservasi. Ia menjadi motor penggerak berdirinya KPAB Volcano yang hingga kini masih aktif menyuarakan pentingnya menjaga lingkungan, terutama kawasan pegunungan yang menjadi paru-paru kota.
Usai kegiatan, para peserta mendapatkan piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam gerakan ini. Penyerahan piagam dilakukan langsung oleh Ketua Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) kota Tomohon, Keren Senduk, yang turut memberi sambutan haru dan penghargaan tinggi atas dedikasi Waldo Tulus dalam membina komunitas pecinta alam.
“Semangat Waldo tidak pernah padam. Ia hidup dalam setiap langkah kaki yang mendaki gunung dengan cinta, dalam setiap tangan yang menanam pohon, dan dalam setiap niat yang tulus untuk menjaga bumi ini,” ujar Keren, putri tercinta Walikota Tomohon Carol Senduk SH.
Kegiatan ini tidak hanya memperkuat solidaritas antar komunitas pecinta alam di Tomohon, tetapi juga menjadi pengingat bahwa menjaga alam adalah warisan yang harus terus dirawat. Dari Gunung Empung, warisan Waldo Tulus terus hidup—mengakar di bumi, tumbuh dalam aksi, dan mekar dalam kesadaran generasi mendatang. (Rik)




