
Nusantarainfo.net || Perkuat budaya antikorupsi sejak dini, Penerbit Erlangga bekerja sama dengan SMP Katolik Stella Maris menggelar kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Pendidikan Anti-Korupsi bagi siswa-siswi SMP se-Kota Tomohon, Selasa (3/6).
“Pendidikan Anti Korupsi yang Efektif untuk Mencegah Korupsi di Masa Depan.” merupakan Tema yang diusung dalam kegelapan tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tomohon, Dr. Juliana Dolvin Karwur, M.Kes., yang hadir sebagai pembicara, menegaskan bahwa pendidikan antikorupsi tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi seluruh elemen masyarakat.
“Jika kita ingin membangun bangsa yang cerdas dan bermartabat, maka pendidikan karakter, terutama integritas, harus dimulai sejak dini – dari rumah, sekolah, dan lingkungan sosial anak,” ujar Karwur.
Ia juga menyinggung data Survei Penilaian Integritas (SPI) dari KPK tahun 2024, yang mencatat skor integritas nasional sebesar 71,53 – masih di bawah ambang ideal (72) dan menunjukkan perlunya upaya kolektif untuk memperbaiki kondisi ini.
Dolvin melanjutkan, korupsi bukan hanya tindak pidana, tetapi juga ancaman serius bagi pembangunan dan keadilan sosial. Ia mencontohkan perilaku menyontek atau mengambil barang tanpa izin sebagai bentuk-bentuk kecil korupsi yang perlu dicegah sejak di bangku sekolah.
“Jujur itu hebat. Kita harus membiasakan nilai-nilai kejujuran dalam hal-hal kecil, karena dari situlah masa depan bangsa terbentuk,” ujarnya.







