
Manado, nusantarainfo.net – Kepedulian terhadap lingkungan tak hanya disampaikan lewat pidato. Wali Kota Manado, Andrei Angouw, menunjukkan langsung komitmennya dengan turun ke lapangan meninjau kondisi sampah di kawasan Pantai Sindulang, Boulevard Dua, Selasa (28/5/2025).
Sidak ini dilakukan tak lama setelah dirinya membuka Pameran Buddhis di pusat perbelanjaan Mantos 3. Tanpa banyak publikasi, Wali Kota langsung bergerak menuju pesisir pantai yang dilaporkan dipenuhi tumpukan sampah akibat hujan deras sebulan terakhir.
Setibanya di lokasi, Wali Kota disambut Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Manado Pontowuisang Kakauhe dan sejumlah pejabat terkait. Pandangannya menyapu area yang penuh dengan limbah plastik, kayu, dan sampah rumah tangga lainnya yang terbawa arus banjir.
“Ini bukan soal penampilan kota saja, ini soal kenyamanan dan kesehatan masyarakat. Sampah-sampah ini tidak boleh dibiarkan,” tegas Andrei.
Ia langsung meminta DLH untuk segera menurunkan petugas dan membersihkan kawasan tersebut. Baginya, menjaga kebersihan kota bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi bentuk penghargaan terhadap lingkungan dan masyarakat yang tinggal di dalamnya.
“Kita semua ingin Manado bersih, sehat, dan layak huni. Saya harap semua pihak juga ikut peduli, bukan hanya saat ada masalah seperti ini,” tambahnya.
Tindakan cepat Wali Kota ini mendapat apresiasi dari warga sekitar. Mereka menilai kehadiran pemimpin di tengah persoalan nyata seperti ini menunjukkan bentuk empati dan komitmen yang jarang ditemui.
Langkah ini sekaligus menjadi pesan kuat bahwa urusan kebersihan dan lingkungan hidup adalah prioritas, bukan formalitas. Kepedulian yang dimulai dari atas diharapkan bisa mendorong perubahan dari bawah. (Rik)






