
Manado, nusantarainfo.net – Wali Kota Manado, Bapak Andrei Angouw, pada hari Rabu, 30 Juni 2025, secara resmi melantik Ketua Lingkungan se-Kota Manado dalam sebuah acara yang dilaksanakan di Aula Kantor Wali Kota Manado.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Kota Manado, dr. Steaven Dandel, M.Ph., Asisten I Setda Kota Manado, Bapak Julises Oehlers, SH., Plt. Asisten III sekaligus Kepala BKD, Bapak Donald Supit, SH., MH., para camat dan lurah se-Kota Manado, serta seluruh Ketua Lingkungan yang akan dilantik.
Acara diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Wali Kota Manado mengenai pengangkatan Ketua Lingkungan yang akan mulai berlaku pada tanggal 2 Agustus 2025. Setelah itu, dilakukan pengambilan sumpah dan janji jabatan yang dipandu langsung oleh Wali Kota Manado.
Usai pengambilan sumpah, dilaksanakan penandatanganan berita acara pelantikan oleh Wali Kota dan perwakilan Ketua Lingkungan, disusul penyerahan Surat Keputusan secara simbolis kepada Ketua Lingkungan, yang disaksikan oleh camat masing-masing wilayah.
Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan ucapan selamat kepada para Ketua Lingkungan yang baru dilantik, seraya mengingatkan pentingnya dedikasi dan kerja nyata dalam menjalankan tugas.
“Selamat bekerja. Menjadi Ketua Lingkungan bukan untuk dinikmati, tetapi untuk melayani. Tugas yang diemban sangat banyak, mulai dari pendataan warga, menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, hingga memastikan kebersihan dan pelayanan publik berjalan dengan baik,” tegas Wali Kota.
Wali Kota juga mengingatkan agar para Ketua Lingkungan tidak menyelenggarakan pesta atau syukuran yang berlebihan, dan lebih fokus pada tugas pelayanan kepada masyarakat. Dalam arahannya, beliau menekankan beberapa poin penting yang menjadi perhatian utama Ketua Lingkungan, antara lain:
Penegakan disiplin terkait jam buang sampah dan kebersihan lingkungan, termasuk tindakan terhadap warga yang melanggar;
Pendataan warga, termasuk ODGJ, warga yang meninggal, miskin ekstrem, hingga pelanggaran sosial seperti penggunaan narkoba, knalpot brong, dan lainnya;
Koordinasi aktif dengan tokoh agama, Babinsa, dan aparat lainnya dalam menjaga Kamtibmas;
Pemantauan fasilitas umum, seperti lampu jalan (PJU) yang perlu dilaporkan jika mengalami kerusakan;
Pengenalan dan sosialisasi layanan pengaduan darurat 112 kepada masyarakat.
Wali Kota juga menekankan pentingnya toleransi antarumat beragama dan pembinaan hubungan sosial di lingkungan yang heterogen. Beliau berharap Ketua Lingkungan dapat merangkul semua warga dan menciptakan suasana lingkungan yang nyaman, aman, dan bersih.
Menutup arahannya, Wali Kota menyampaikan bahwa pelaksanaan tugas Ketua Lingkungan harus dilandasi semangat kerja, kejujuran, serta tanggung jawab sosial.
Acara pelantikan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ketua BKSAUA Kota Manado, Pdt. Judi Tunari, M.Teol. (Rik)







