
Manado, nusantarainfo.net – Wali Kota Manado, Andrei Angouw, kembali menunjukkan gaya kepemimpinan responsifnya dengan turun langsung ke lapangan untuk mengecek kondisi saluran air di Kelurahan Bumi Beringin, Kecamatan Wenang. Pada Rabu, (30/07). Dalam kunjungan ini, Wali Kota menemukan adanya kejanggalan dalam sistem aliran air yang berpotensi mengganggu kenyamanan warga.
Didampingi Kepala Dinas PUPR Jhonny Suwu, Camat Wenang Bonyx Saweho, serta disambut oleh Lurah Bumi Beringin Brayen Sualang dan para Ketua Lingkungan, Wali Kota memulai inspeksi dari depan SDN 63 Manado. Ia secara aktif berdialog dengan pelaksana proyek PUPR terkait fungsi dan arah aliran saluran air di kawasan tersebut.
Tak puas hanya di lokasi awal, Wali Kota pun menelusuri langsung aliran air dengan berjalan kaki hingga ke Jalan Sam Ratulangi, tepatnya di kawasan Kompleks Coto Phoenix. Dalam penelusuran ini, Wali Kota menemukan sejumlah saluran air yang tidak lagi mengikuti jalur semestinya.
“Beberapa saluran terlihat berbelok atau bahkan seperti dialihkan. Ini harus ditelusuri lebih lanjut karena bisa berdampak pada sistem drainase secara keseluruhan,” tegas Andrei Angouw.
Ia mencermati langsung struktur dan arah saluran, serta meminta data teknis dari Dinas PUPR untuk memastikan apakah perubahan jalur ini disebabkan oleh kondisi lingkungan, kesalahan teknis, atau mungkin adanya intervensi pihak tertentu.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Manado dalam memastikan sistem drainase berfungsi maksimal, terutama menghadapi musim hujan dan risiko genangan air di area pemukiman padat.
“Semua ini untuk kepentingan warga. Kalau air tidak mengalir sebagaimana mestinya, yang dirugikan adalah masyarakat. Maka kita harus serius mengaturnya,” tambah Wali Kota.
Dengan temuan ini, Pemkot Manado berencana segera melakukan evaluasi dan penataan ulang sistem saluran air di wilayah Bumi Beringin. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan infrastruktur yang baik harus dimulai dari pemahaman langsung terhadap kondisi di lapangan.







