
Manado, nusantarainfo.net – Usai menjalani sejumlah agenda kerja di kantor, Selasa (24/06) Wali Kota Manado Andrei Angouw melakukan kunjungan lapangan ke Kantor Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kota Manado yang berlokasi di Kelurahan Tingkulu, Kecamatan Wanea.
Turut mendampingi Wali Kota dalam kunjungan ini antara lain Sekretaris Kota Manado dr. Steaven Dandel, M.Ph., Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), serta Kabag Umum dan Kabag Kesra Setda Kota Manado.
Di lokasi, Wali Kota meninjau langsung kondisi fisik bangunan kantor UPTD PPA yang baru selesai direnovasi. Ia menilai gedung tersebut sudah siap digunakan, dan meminta jajaran terkait termasuk Sekretaris Kota, Dinas Sosial, dan Dinas PPPA untuk segera mengkoordinasikan langkah-langkah pemanfaatan ruang, termasuk untuk pelayanan terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
Wali Kota dan tim disambut langsung oleh Kepala UPTD PPA Manado, Lidwine Tombuku, SSTP., M.Si, bersama staf dan mitra kerja dari Yayasan Mitra Selaksa Kasih yang diketuai oleh Christine Umboh. Yayasan ini merupakan salah satu mitra strategis Pemerintah Kota dalam pelaksanaan program-program sosial di UPTD PPA.
Selama kunjungan, Wali Kota meninjau setiap lantai gedung hingga ke lantai tiga, serta mengecek fasilitas pendukung seperti instalasi listrik dan ketersediaan air bersih. Ia juga aktif berdialog dengan pihak UPTD dan yayasan, menggali informasi tentang program-program yang dijalankan serta kendala yang dihadapi.
Salah satu program penting yang disoroti dalam kunjungan ini adalah pelayanan bagi orang tua terlantar. Yayasan Mitra Selaksa Kasih saat ini berupaya menyediakan fasilitas dan pelayanan yang layak bagi kelompok rentan tersebut, sementara Pemerintah Kota tengah mempersiapkan gedung pemondokan sebagai bentuk dukungan terhadap program ini.
Usai meninjau UPTD PPA, Wali Kota dan rombongan melanjutkan agenda kunjungan ke rumah susun di wilayah tersebut untuk mengecek kondisi bangunan dan kesejahteraan para penghuni.
Kunjungan ini menegaskan komitmen Pemerintah Kota Manado dalam memperkuat sistem perlindungan sosial dan pelayanan publik yang inklusif, khususnya bagi kelompok rentan seperti perempuan, anak-anak, ODGJ, dan lansia. (Rik)







