
Manado, nusantarainfo.net – Pasca bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di kota Manado beberapa hari lalu, Walikota Andrei Angow, didampingi Assisten I, Julises Oechler, Senin (24/03) melakukan peninjauan guna melihat secara langsung kondisi sejumlah lokasi dan pemukiman yang terdampak bencana.
Lokasi pertama yang dikunjungi yakni, pos pemantau ketinggian air sungai kelurahan Dendengan Luar kecamatan Paal II. Untuk kondisi air sudah berada pada batas aman dan tidak mengkhawartirkan lagi terjadi luapan air sungai.

Selanjutnya Walikota melakukan peninjauan di Ternate Tanjung, bergabung dengan Danrem 131/Santiago, Brigjen TNI Martin S.M. Turnip. SH.,MH., juga Dandim 1309 Manado, Letkol Arh. Brozti Dadi. ST., Mtr (Han), beserta pihak PLN untuk menyerahkan bantuan bagi korban terdampak bencana.

Dari kelurahan Ternate Tanjung Walikota langsung melanjutkan peninjauan di lokasi kelurahan Mahawu, setibanya Walikota langsung disambut oleh Kadis PUPR, Johny Suwu, Camat Tuminting, dan Lurah Mahawu, yang ketika itu sementara melaksanakan pembersihan material tanah dan lumpur di pemukiman warga.
Lokasi selanjutnya yang di kunjungi Walikota Andrei Angow yakni, Komo Luar, di lokasi ini, Walikota melihat langsung adanya timbunan lumpur yang diakibatkan banjir beberapa hari lalu, terlihat di lokasi Camat Wenang, Bonyx Saweho, Lurah Komo Luar, serta para tokoh masyarakat.
Lokasi terakhir yang ditinjau oleh Walikota, yakni Posko peduli kasih/dapur umum di lokasi Gereja GMIM Sola Gratia Tikala.
Diketahui, peninjauan ini dilaksanakan dalam rangka melakukan analisa untuk mengambil tindakan secepatnya demi kenyamanan seluruh warga yang terdampak bencana alam bebrapa waktu lalu. (Rik)




