
Nusantarainfo.net || Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Remboken, Sem Roly Rumagit, M.Pd, menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan penerapan Kurikulum Merdeka Belajar dengan penekanan pada pendekatan deep learning dan student-oriented learning.
Hal ini diungkapkannya dalam wawancara yang berlangsung pada Selasa, 5 Agustus 2025.
“Konsep Merdeka Belajar tetap kami lanjutkan, namun kini kami perkuat dengan pendekatan deep learning yang berorientasi pada siswa,” ungkap Rumagit.
Menurutnya, fokus pembelajaran diarahkan pada pendalaman kompetensi siswa, yang tidak hanya menyentuh aspek intelektual semata, tetapi juga menekankan penerapan pengetahuan dalam kebutuhan praktis sehari-hari.
SMA Negeri 1 Remboken telah menjalankan Kurikulum Merdeka selama kurang lebih empat tahun.
Selama masa implementasi tersebut, Rumagit mengakui adanya peningkatan yang signifikan dalam hal pengembangan diri siswa dan pemanfaatan sumber belajar yang lebih luas.
“Anak-anak kini memiliki pola pikir yang lebih terbuka. Mereka tidak hanya mengejar nilai, tapi juga mengasah keterampilan yang relevan dengan kehidupan nyata,” jelasnya.
Dengan total 312 siswa yang tercatat di Dapodik dan didukung oleh 40 tenaga pendidik termasuk operator sekolah, SMA Negeri 1 Remboken terus berinovasi dalam pembelajaran.
Rumagit menegaskan, tidak ada kendala berarti dalam proses peralihan kurikulum, justru menjadi kesempatan untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekolah yang dipimpinnya.
Ia berharap, pendekatan deep learning yang diterapkan dapat membawa dampak besar terhadap kualitas pembelajaran.
“Harapan kami, deep learning dapat secara total meningkatkan mutu pembelajaran di SMA Negeri 1 Remboken,” pungkasnya.






