
Manado, nusantarainfo.net – Wali Kota Manado, Andrei Angouw, kembali menunjukkan komitmennya terhadap penataan lingkungan dan infrastruktur perkotaan. Pada Selasa (05/08/25), Wali Kota melakukan kunjungan kerja ke Kelurahan Bumi Beringin, Kecamatan Wenang, untuk meninjau langsung kondisi saluran air dan lingkungan permukiman.
Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota didampingi oleh Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Manado, Peter Eman, Kabid Novy Ponto, serta tim teknis dari Dinas Perkim dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Kehadiran rombongan disambut langsung oleh Camat Wenang Bonyx Saweho, Camat Sario Jeremia Sampul, Lurah Bumi Beringin Bryan Sualang, serta para ketua lingkungan setempat.
Wali Kota menelusuri sejumlah gang dan lorong di wilayah tersebut, termasuk memeriksa kondisi saluran air yang selama ini menjadi keluhan warga. Salah satu titik yang menjadi perhatian serius adalah saluran air di wilayah Bumi Beringin Dua yang terlihat sudah menyempit dan tertutup rumput liar. Kondisi ini menyebabkan aliran air tidak lancar dan sering meluap ke jalan raya saat hujan deras turun.
“Saluran ini harus segera dikaji dan dianalisa secara teknis. Jika dibiarkan, ini bisa berdampak buruk pada kenyamanan warga, apalagi saat musim hujan,” ujar Wali Kota.
Tak hanya fokus pada infrastruktur dasar, Wali Kota juga memiliki rencana untuk mempercantik kawasan tersebut. Di pertigaan jalan yang menanjak, akan dilakukan pembersihan dan penataan ulang. Pemkot berencana membangun taman kecil di area tersebut untuk menciptakan suasana yang bersih, tertata, dan estetik.
“Selain fungsional, penataan ini juga harus sedap dipandang. Kita ingin Manado menjadi kota yang tidak hanya nyaman ditinggali, tapi juga indah dilihat,” tambah Wali Kota.
Kunjungan ini menegaskan pendekatan kepemimpinan Wali Kota Andrei Angouw yang mengedepankan peninjauan langsung di lapangan sebagai dasar pengambilan kebijakan yang tepat sasaran. Ia juga meminta kolaborasi semua pihak, baik perangkat kecamatan, kelurahan, maupun masyarakat, untuk bersama-sama menjaga lingkungan. (Rik)







