
NusantaraInfo.net|| Dalam debat ketiga calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon yang dilaksanakan KPU Tomohon. Rabu (13/11), di Novotel Grand Kawanua, Manado, pasangan Caroll J.A. Senduk dan Sendy G.A. Rumajar (CSSR) menyampaikan komitmen untuk membangun kemitraan yang kuat dengan aparat penegak hukum jika terpilih.
Pasangan CSSR menegaskan hal ini sebagai respons atas pertanyaan dari panelis yang disampaikan oleh moderator debat, Chetiza Lumingkewas dan Devis Pinontoan. Pertanyaan tersebut mengangkat tentang langkah-langkah yang akan diambil dalam menjalin kolaborasi kuat antara pemerintah dan aparat hukum guna menangani kasus-kasus yang memengaruhi kesejahteraan masyarakat.
“Terima kasih, pasangan Caroll-Sendy tentu dalam penegakan hukum akan berkolaborasi dengan aparat hukum. Kami akan membangun kemitraan erat dengan Kepolisian dan Kejaksaan untuk meningkatkan koordinasi dalam pencegahan dan penanganan kejahatan, termasuk kejahatan yang melanggar hukum,” jelas calon Wakil Wali Kota, Sendy Rumajar.
Sendy juga menambahkan bahwa Caroll-Sendy akan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di bidang hukum. Mereka akan memberikan beasiswa kepada masyarakat untuk mendalami pendidikan hukum, serta mengirimkan tiga lurah untuk dilatih sebagai juru damai.
“Dengan langkah ini, masalah-masalah di masyarakat tidak perlu sampai ke meja hijau. Para lurah akan dibekali dasar hukum yang kuat untuk menyelesaikan masalah secara damai,” tandas Sendy, disambut tepuk tangan meriah dari pendukung CSSR yang hadir dalam debat tersebut.




