
Nusantarainfo.net || Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tomohon menggelar Forum Perangkat Daerah di kantor dinas setempat, Kamis (12/02). Forum ini menjadi ruang konsolidasi untuk merumuskan langkah strategis penanganan persoalan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tomohon, John Kapoh, menegaskan bahwa penanganan sampah menjadi fokus utama yang harus dituntaskan secara sistematis dan berkelanjutan.
Salah satu prioritas yang dibahas adalah pengolahan sampah organik menjadi produk yang bernilai guna, seperti pupuk.
Menurutnya, pendekatan ini bukan hanya mengurangi volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir, tetapi juga menghadirkan manfaat ekonomi dan lingkungan secara bersamaan.
“Pengelolaan sampah tidak bisa lagi sekadar kumpul-angkut-buang. Harus ada upaya pengolahan yang memberi nilai tambah, terutama untuk sampah organik,” ujar Kapoh.
Selain aspek teknis, forum tersebut juga menekankan pentingnya pemantapan sosialisasi kepada masyarakat. Kesadaran dan partisipasi aktif warga dalam memilah sampah dari sumbernya dinilai menjadi kunci keberhasilan program.
DLH menilai bahwa tanpa keterlibatan masyarakat, program sebaik apa pun akan sulit berjalan optimal.
Karena itu, strategi edukasi dan aksi nyata di tingkat komunitas akan terus diperkuat.
Forum ini turut menghadirkan pakar lingkungan Hendro Lapong serta sejumlah pemangku kepentingan terkait yang memberikan pandangan dan masukan dalam penyusunan arah kebijakan pengelolaan lingkungan ke depan.
Melalui forum ini, diharapkan tercipta sinergi yang lebih solid antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat dalam mewujudkan Kota Tomohon yang lebih bersih dan berkelanjutan.




