
NusantaraInfo.net|| Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tomohon melaksanakan kegiatan dengan tema “Peningkatan Kompetensi dan Integritas serta Peran Wartawan Dalam Pilkada 2024”. Jumat (09/11) di Wise Hotel.

Ketua PWI Tomohon, Terry Wagiu, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kota Tomohon atas dukungan dana hibah sebesar Rp 50 juta. Wagiu menyebut bahwa ini adalah kali pertama PWI Tomohon menerima dana hibah sejak berdirinya PWI di Tomohon.

“Terima kasih kepada Pemkot Tomohon, karena dana hibah ini kami dapat melaksanakan kegiatan ini. Selain itu, kegiatan ini sangat diperlukan, mengingat dalam peliputan sering kali terdapat oknum yang kurang mematuhi kode etik jurnalisme,” ujar Wagiu.
Sementara itu, Ketua PWI Sulawesi Utara, Voucke Lontaan, turut menyampaikan apresiasinya atas inisiatif PWI Tomohon. Ia menilai tema kegiatan sangat relevan, terutama mengingat pentingnya menjaga integritas wartawan dalam menghadapi Pilkada. Lontaan mengimbau agar para wartawan tetap menjaga prinsip independensi dan tidak terpecah karena kepentingan politik.
“Silakan berkolaborasi dengan berbagai pihak sesuai kepentingan perusahaan. Namun, kita harus tetap menempatkan diri dengan baik,” kata Lontaan, sambil mengingatkan para wartawan agar tidak terpecah akibat kontestasi politik.
Pjs Wali Kota Tomohon, Fereydy Kaligis, yang hadir dalam kegiatan ini mengajak para wartawan untuk memegang teguh kode etik dan menghasilkan berita yang berdasarkan fakta, bukan opini apalagi hoaks.
“Jika ingin mengkritik, berikan kritik yang membangun dan memotivasi. Buatlah berita yang faktual dan diakui masyarakat,” ujar Kaligis, sembari mengajak wartawan menjadi sahabat bagi semua pihak dan menghormati asas praduga tak bersalah.
Untuk diketahui, dalam kegiatan tersebut PWI Tomohon menghadirkan narasumber diantaranya Kaban Kesbangpol Kota Tomohon Stenly Mokorimban, Ketua PWI Sulut Voucke Lontaan, dan Wakil Ketua PWI Sulut Bidang Kesejahteraan Wartawan, Donald Kuhon.




