
Nusantarainfo.net || Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kota Tomohon, Maria Polii, turut hadir dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tomohon Tahun 2025–2029.
Dalam forum strategis yang dihadiri berbagai elemen masyarakat dan perangkat pemerintah daerah tersebut, Maria Polii menyuarakan sejumlah aspirasi penting yang menyangkut sektor pendidikan di Kota Tomohon.
“Kami dari LPM membawa aspirasi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.
Kami mendorong pemerintah agar lebih memperhatikan fasilitas pendidikan, peningkatan kualitas SDM guru, serta memastikan pendidikan yang adil dan terjangkau bagi seluruh warga Tomohon,” tegas Maria Polii.
Ia menambahkan bahwa pendidikan yang berkualitas adalah pondasi bagi pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Karena itu, ia berharap agar dalam penyusunan RPJMD kali ini, perhatian terhadap dunia pendidikan tidak hanya sebatas program, tetapi diwujudkan dalam bentuk implementasi nyata dan berkelanjutan.
Musrenbang RPJMD ini menjadi wadah penting dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan Kota Tomohon lima tahun ke depan.
Keterlibatan tokoh masyarakat seperti Ketua LPM diharapkan mampu membawa suara akar rumput agar lebih terdengar dan menjadi perhatian pemerintah daerah.
Pemerintah Kota Tomohon sendiri menegaskan komitmennya untuk membangun sektor pendidikan sebagai salah satu prioritas utama dalam RPJMD 2025–2029.







