
Manado, nusantarainfo.net – Pembangunan fisik boleh megah, tetapi esensinya terletak pada kualitas pelayanan dan peran gereja sebagai sumber berkat bagi masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Manado, Andrei Angouw, saat menghadiri acara dimulainya pembangunan Gereja GMIM Paulus Titiwungen, Senin (23/7/2025).
Bersama Wakil Wali Kota dr. Richard Sualang, Wali Kota Andrei Angouw hadir di lokasi pembangunan di Kompleks GMIM Paulus, Jalan Sam Ratulangi, Manado. Renovasi besar ini menandai langkah baru dalam memperluas pelayanan gereja, yang terus mengalami pertumbuhan jumlah jemaat dari tahun ke tahun.
Dalam ibadah peletakan batu pertama yang dipimpin oleh Pdt. Djefry Saisab, prosesi pembukaan selubung papan nama kegiatan dan pengeboran awal dilaksanakan sebagai simbol dimulainya pembangunan. Acara ditutup dengan doa syukur yang penuh harapan akan kelancaran proyek tersebut.
Pembangunan gereja ini diketuai oleh Anggota DPR RI Rio Dondokambey, B.Sc., M.M., dan didukung oleh berbagai pihak, termasuk Ketua PKB PGI Olly Dondokambey, Wakil Ketua Sinode GMIM Steven Kandouw, Ketua DPRD Manado Dra. Altje Dondokambey, M.Kes., Apt., serta para legislator, tokoh gereja, dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Olly Dondokambey menyatakan bahwa pembangunan rumah ibadah harus menjadi momentum memperkuat iman, dan mengajak seluruh jemaat untuk terus berdoa agar proses pembangunan berjalan lancar.
Wali Kota Andrei Angouw, dalam pernyataannya, menegaskan bahwa Pemerintah Kota Manado sangat mendukung pembangunan rumah ibadah, bukan hanya secara fisik, tetapi juga dalam peningkatan kualitas spiritual masyarakat.
“Meski bangunan ini akan menjadi salah satu ikon baru kota, yang lebih penting adalah gereja ini mampu menjalankan fungsinya sebagai tempat pelayanan yang penuh kasih dan pengajaran moral bagi masyarakat,” ujar Wali Kota.
Ia berharap GMIM Paulus yang baru kelak menjadi pusat pembinaan iman dan karakter warga kota, serta mampu menjadi berkat yang nyata bagi lingkungannya.
Sebagai penutup acara, Ketua BPMJ GMIM Paulus, Pdt. Fentje Mongdong, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh tamu dan pihak yang telah mendukung dimulainya pembangunan gereja ini.
Pembangunan GMIM Paulus bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi juga sebuah langkah iman bersama yang merefleksikan semangat pelayanan dan kasih di tengah-tengah masyarakat Manado. (Rik)







