
Manado, nusantarainfo.net – Pemerintah Kota Manado terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan memperkuat kerukunan antarumat beragama. Salah satu langkah nyatanya diwujudkan melalui kegiatan Pembekalan Pemuda Lintas Agama sebagai Duta Kerukunan, yang digelar Rabu, (09/03/25) di Aula Serbaguna Kantor Wali Kota Manado.
Acara ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Manado, Andrei Angouw, dan Wakil Wali Kota, dr. Richard Sualang, serta melibatkan pemuda-pemudi lintas agama dari berbagai komunitas di Kota Manado.
Kegiatan diawali dengan laporan dari Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Manado, Pdt. Handrie M. Dengah, S.Th., yang menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman agama, suku, dan budaya.
Dalam sambutannya, Wali Kota Andrei Angouw menyampaikan pesan penting tentang makna kerukunan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia menekankan bahwa tanpa kerukunan, tidak akan tercipta kesejahteraan dan stabilitas sosial.
“Menjaga kerukunan adalah kepentingan kita bersama untuk bangsa ini, Termasuk nilai-nilai Pancasila yang harus kita tanamkan dan terapkan. Kita bukan negara agama, tapi negara yang beragama. Maka menjalankan ajaran agama masing-masing dengan baik adalah bentuk kontribusi nyata terhadap bangsa dan negara.” ujar Wali Kota.
Wali Kota juga memaparkan penjelasan mengenai tiap sila dalam Pancasila dan bagaimana implementasinya dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk melalui partisipasi dalam program-program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia juga mengingatkan pentingnya semangat kebangsaan, yang telah menjadi kekuatan bangsa Indonesia sejak perjuangan kemerdekaan hingga saat ini. “Kita adalah bangsa petarung. Kini saatnya kita menjadi petarung dalam mengisi kemerdekaan,” tegasnya.
Selain itu, Wali Kota mengajak seluruh peserta untuk turut serta menjaga keamanan dan kenyamanan Kota Manado, serta waspada terhadap potensi kerawanan sosial yang bisa mengganggu stabilitas daerah.
Sebagai simbol apresiasi dan motivasi, kegiatan ini juga ditandai dengan penyerahan sertifikat secara simbolis kepada perwakilan peserta yang telah mengikuti pembekalan.
Turut hadir dalam kegiatan ini jajaran Forkopimda Manado, Dandim 1309/Manado, Kapolres Manado, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Manado, Ketua FKUB Sulawesi Utara Pdt. Lucky Rumopa, M.Th., Ketua BKSAUA Kota Manado Pdt. Judi Tunari, M.Teol., serta Kabag Kesra Setda Kota Manado, Yanni Ohy, yang juga menjadi narasumber dalam sesi pembekalan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis Pemkot Manado dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas dan berdaya saing, tetapi juga memiliki komitmen kuat dalam menjaga perdamaian dan toleransi di tengah kemajemukan masyarakat. (Rik)







