
Manado, nusantarainfo.net – Pemerintah Kota Manado terus memperkuat akuntabilitas dan tata kelola pemerintahan yang baik melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penilaian Maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi Berbasis Aplikasi E-Integrity. Kegiatan yang berlangsung di Tarsius Room Hotel Grand Puri Manado, Senin (3/8/2026), dibuka langsung oleh Wali Kota Manado Andrei Angouw dan diikuti 200 asesor pemerintah daerah dari seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkot Manado.
Bimtek yang digelar selama dua hari, mulai 3 hingga 4 Agustus 2026, diselenggarakan oleh Inspektorat Kota Manado sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pengendalian intern, manajemen risiko, dan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan melalui pemanfaatan aplikasi E-Integrity.
Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Inspektorat Kota Manado Royke Sendouw selaku penyelenggara serta Kepala Perwakilan BPKP Sulawesi Utara Heru Setiawan yang memberikan materi sebagai narasumber utama.
Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian laporan penyelenggaraan yang disampaikan Royke Sendouw. Dalam laporannya dijelaskan bahwa peserta Bimtek merupakan seluruh asesor pemerintah daerah di lingkungan Pemerintah Kota Manado dengan jumlah mencapai 200 orang.
Dalam sambutannya, Wali Kota Andrei Angouw menegaskan bahwa penilaian maturitas SPIP bukan sekadar memenuhi aspek administrasi maupun pengelolaan keuangan, tetapi menjadi instrumen penting untuk memastikan setiap perangkat daerah menjalankan tugas pokok dan fungsinya secara tepat, terukur, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Menurut Andrei, SPIP yang diterapkan secara konsisten akan membantu pemerintah daerah menjaga arah kebijakan agar tetap berada pada jalur yang benar dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel.
“Ini bukan hanya soal keuangan, tetapi bagaimana kita menjalankan tugas pokok dan fungsi dengan baik di setiap SKPD. Ini adalah bagaimana kita melakukan hal yang benar, meskipun menghadapi jalan yang berliku, namun tetap berada di jalan yang benar,” ujar Andrei.
Ia juga mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk serius mengikuti proses penilaian maturitas SPIP, termasuk menginput seluruh data secara benar dan lengkap melalui aplikasi E-Integrity. Data yang akurat, menurutnya, menjadi dasar dalam mengukur tingkat kematangan sistem pengendalian intern sekaligus menjadi acuan bagi perbaikan tata kelola pemerintahan ke depan.
“Karena itu saya berharap setiap SKPD dapat melakukan penginputan data penilaian maturitas SPIP Terintegrasi berbasis aplikasi E-Integrity dengan baik. Tujuannya agar kita benar-benar memastikan seluruh proses pemerintahan berjalan sesuai tugas, fungsi, dan target yang telah ditetapkan,” katanya.
Melalui Bimtek ini, Pemerintah Kota Manado menargetkan peningkatan kapasitas para asesor dalam melakukan penilaian maturitas SPIP secara lebih objektif dan terintegrasi. Hasil penilaian tersebut diharapkan menjadi instrumen evaluasi untuk memperkuat sistem pengendalian intern, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mewujudkan pemerintahan yang profesional, transparan, dan berintegritas. (Rik)




