
NusantaraInfo.net|| Penjabat Sementara (Pjs) Walikota Tomohon, Ir. Fereydy Kaligis, MAP, bersama Ketua TP-PKK, dr. Deevy Kaligis-Pelealu, M.Biomed, menghadiri kegiatan Advokasi, Koordinasi, dan Bimtek bagi Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) Posyandu, Puskesmas, Camat, PKK, dan Mitra. Rabu (09/10), di Grand Master Villa Tomohon sebagai bagian dari Transformasi Layanan Primer dan upaya pengembangan Posyandu Prima.
Dalam sambutannya, Pjs Walikota menekankan pentingnya pertemuan ini sebagai langkah strategis untuk mengembangkan kelembagaan Pokjanal Posyandu sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 54 Tahun 2007 tentang pedoman pembentukan Pokjanal Posyandu, serta Permendagri Nomor 19 Tahun 2011 tentang pengintegrasian layanan sosial dasar di Posyandu.
“Pertemuan ini menjadi momen penting untuk menyelaraskan kebijakan serta operasional teknis Posyandu. Dengan indikator yang jelas, kita dapat meningkatkan kualitas layanan dan pemberdayaan masyarakat melalui Posyandu,” ujar Kaligis.
Pjs Walikota menjelaskan lima indikator utama Posyandu Prima, yaitu:
Pelaksanaan kegiatan rutin minimal 10 kali per tahun.Memiliki lima kader yang diakui melalui SK Kepala Desa atau Lurah.Cakupan layanan minimal 50% untuk KIA, gizi, imunisasi, dan KB.Ketersediaan alat timbang dan ukur perkembangan anak.Pelaksanaan kegiatan pengembangan minimal satu kali.
Beliau juga menyoroti peran penting Pokjanal Posyandu sebagai basis layanan kesehatan masyarakat yang terpadu. “Kita perlu memastikan Pokjanal Posyandu berfungsi maksimal dalam pengembangan Posyandu sesuai kebutuhan masyarakat dan kearifan lokal,” tambahnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kota Tomohon, dr. John Lumopa, M.Kes., Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat dan Promosi Kesehatan, dr. Amanda Londok, serta seluruh peserta dan panitia pelaksana.







