
Manado, nusantarainfo.net || Wali Kota Manado Andrei Angouw menegaskan pentingnya peran organisasi kemasyarakatan sebagai pilar dalam menjaga demokrasi dan mendukung pembangunan daerah. Hal itu disampaikan saat membuka kegiatan “Penguatan Kapasitas dan Pengawasan Ormas sebagai Pilar Demokrasi serta Pembangunan Kota Manado” yang digelar oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Manado, di Hotel Grand Puri Manado, Senin (10/11).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kesbangpol Manado Sonny Takumansang, Kepala Kejaksaan Negeri Manado, perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Utara, perwakilan Ikatan Notaris Manado, serta pimpinan dari 36 ormas yang aktif di Kota Manado.
Usai pembukaan, Kabid Harter Nelwan menyampaikan laporan kegiatan dan memperkenalkan seluruh ormas peserta. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman, kapasitas, serta peran ormas sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun tatanan sosial yang kondusif dan demokratis.
Dalam sambutannya, Wali Kota Andrei Angouw mengajak peserta untuk menghayati semangat Hari Pahlawan 10 November, dengan meneladani nilai perjuangan dan pengabdian demi kemajuan bangsa dan daerah.
“Semangat para pahlawan harus kita jadikan inspirasi untuk terus berbuat bagi masyarakat. Demokrasi harus dijalankan dengan hikmat dan kebijaksanaan, sebagaimana sila keempat Pancasila,” ujar Andrei.
Ia juga mengingatkan bahwa demokrasi perlu dijaga agar tidak disalahgunakan. Wali Kota mengutip pandangan mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, tentang potensi ekses negatif jika demokrasi dijalankan tanpa tanggung jawab.
“Kalau demokrasi tidak dijalankan dengan baik, bisa menimbulkan anarki. Karena itu, demokrasi perlu dirawat, dijaga, dan dijalankan dengan cara yang beradab,” tegasnya.
Lebih lanjut, Andrei menekankan bahwa peran ormas sangat penting dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan, menjaga stabilitas sosial, dan menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat.
“Saya mengapresiasi seluruh peserta dan narasumber kegiatan ini. Harapannya, hasil dari pelatihan dan dialog hari ini dapat diteruskan kepada seluruh anggota ormas dan masyarakat luas agar bermanfaat bagi pembangunan Kota Manado yang kita cintai,” pungkasnya.
Usai sambutan, Wali Kota Andrei Angouw secara resmi membuka kegiatan, menandai dimulainya sesi diskusi dan pembinaan bagi organisasi kemasyarakatan di Manado.
Kegiatan ini menjadi langkah nyata Pemerintah Kota Manado dalam memperkuat sinergi antara pemerintah dan ormas demi terwujudnya pemerintahan yang demokratis, partisipatif, dan berorientasi pada kemajuan masyarakat. (Rik)







