
Manado, nusantarainfo.net || Pemerintah Kota Manado kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah yang digelar Rabu, (10/09/25) di Lapangan Sparta Tikala. Wali Kota Manado, Andrei Angouw, turun langsung meninjau jalannya kegiatan pasar murah yang sejak pagi telah dipadati warga.
Pasar murah ini diselenggarakan oleh Dinas Pangan Kota Manado dengan menggandeng para mahasiswa KKN dari Universitas Sam Ratulangi. Antusiasme warga terlihat tinggi, mengingat harga-harga kebutuhan pokok yang ditawarkan jauh lebih terjangkau dibandingkan pasar pada umumnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini Asisten II Setda Kota Manado, Atto Bulo SH., M.M, Kepala Dinas Pangan Ir. Meisje Wollah, Sekretaris Dinas Pangan Robert Dauhan, serta jajaran pegawai dinas dan mahasiswa KKN yang turut berpartisipasi.
Salah satu komoditas utama yang menjadi rebutan warga adalah beras SPHP, di mana Pemkot Manado menyediakan 4 ton beras atau sekitar 400 paket, masing-masing seberat 10 kg. Paket ini dijual dengan harga subsidi hanya Rp116 ribu, jauh di bawah harga pasar.
Menurut Asisten II Atto Bulo, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya nyata pemerintah dalam membantu masyarakat di tengah tingginya harga bahan pokok.
“Pasar murah ini bentuk perhatian Pemkot kepada warga, agar mereka tetap bisa mendapatkan bahan pangan berkualitas dengan harga terjangkau,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kadis Pangan Ir. Meisje Wollah menyampaikan bahwa pasar murah ini merupakan bagian dari Gerakan Pangan Murah Nasional yang bertujuan menstabilkan harga, khususnya komoditas beras, di wilayah Kota Manado.
“Kami ingin memastikan masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan pangannya tanpa terbebani lonjakan harga. Ini adalah langkah nyata kami dalam merespons gejolak harga pangan di masyarakat,” pungkasnya.
Gerakan ini juga menjadi bukti nyata kesiapan Pemerintah Kota Manado dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan, sekaligus menunjukkan sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat. (Rik)






